Tampilkan postingan dengan label Language Learning. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Language Learning. Tampilkan semua postingan

Senin, 30 Januari 2012

Artikel 7 (Syamsul Ghufron)











ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA: 

KONSEP, LANDASAN, JENIS, DAN PROSEDUR 


Syamsul Ghufron 
Universitas Islam Darul Ulum Lamongan 

Abstract: Berbuat kesalahan merupakan suatu bagian belajar yang tidak terhindarkan. Guru tidak perlu mengelak dari kesalahan, tetapi harus menghadapi serta memperbai alahan yang dibuat pembelajar. Hubungan antara pembelajaran bahasa dan kesalahan berbahasa tidak dapat dipisahkan. Kesalahan berbahasa yang ditimbulkan oleh pembelajar bahasa merupakan suatu hal yang perlu diketahui dan dipelajari. Analisis kesalahan berbahasa dipergunakan untuk menunjang pembelajaran bahasa. Guru atau perencana pembelajaran akan lebih mudah memilih, menyusun, menyajikan, dan melatihkan bahan pembelajaran bahasa. Dengan kata lain, jika bisa dikenali peta kesalahan itu akan bisa diprediksi`kesalahan yang mungkin dibuat oleh pembelajar. Tujuan akhir dari semua kegiatan itu adalah untuk mengefektifkan dan mengefisienkan pembelajaran bahasa itu sendiri. 

Kata kunci: pembelejaran bahasa, kesalahan berbahasa, konsep, landasan, jenis, prosedur

Abstract: Making errors is an unavoidable part of learning. Teachers should not ovoid from making errors, but to face them and tries to improve students from making errors. The relationships between language learners and language errors is not separatable. Errors made by language learners is something that should be recognized and learned. Language errors analysis is used to support language learning. Teachers or curriculum developers will be easier to choose, to arrange, to present and to train language learning materials. The end objectives of those activities is to effectify the language learning itself. 

Keywords: language learning, language errors, concept, foundation, types, procedure

...

CLICK menuju DAFTAR ISI   atau bisa menuju ADI, bisa juga menuju  AMBARA

Tag language learning, language errors, concept, foundation, types, procedure

Artikel 2 (Bibit Suhatmady)











BRIDGING CRITICAL DISCOURSE ANALYSIS 
TO LANGUAGE TEACHING 

Bibit Suhatmady 
Universitas Mulawarman 

Abstract: The collaboration between the theory of classroom discourse and critical discourse analysis (CDA) has an importance contribution to the development of both theories. This collaboration prospectively contributes to the occurrence of a developing critical classroom discourse analysis (CCDA) theory. Hence, the idea of bridging CDA to language class is one of a significant contribution to the development of CCDA theory. This article presents the metamorphosis of classroom based analysis from the classroom interaction analysis (CIA) to classroom discourse analysis to critical classroom discourse analysis (CCDA) and the concepts of language teaching and language learning. 

Keywords: CDA, CIA, CCDA, Language Teaching, Language Learning

Abstrak: Kolaborasi antara teori wacana kelas dan analisis wacana kritis (AWK) memiliki kontribusi penting bagi pengembangan kedua teori. Kolaborasi ini secara prospektif memberikan kontribusi terhadap terjadinya pengembangkan teori analisis wacana kelas kritis (AWKK). Oleh karena itu, gagasan untuk menjembatani AWK kelas bahasa adalah salah satu kontribusi yang signifikan bagi perkembangan teori AWKK. Artikel ini menyajikan metamorfosis analisis berbasis kelas dari analisis interaksi kelas (AIK) menjadi analisis wacana kelas kemudian menjadi analisis wacana kritis kelas (AWKK) dan konsep pengajaran bahasa dan pembelajaran bahasa. 

Kata Kunci: AWK, AIK, AWKK, Pengajaran Bahasa, Pembelajaran Bahasa

...

CLICK menuju DAFTAR ISI   atau bisa menuju ADI, bisa juga menuju  AMBARA

Tag CDA, CIA, CCDA, Language Teaching, Language Learning